Map Raport

Map Raport atau yang sering disebut cover raport adalah salah satu cara untuk melindungi raport/rapor dalam berbagai kondisi. Selain itu juga map raport bisa menjadi pemanis, atau mempercantik raport tersebut. Sehingga bukan hanya aman tetapi juga cantik untuk disimpan.

Adapun buku rapor sendiri adalah suatu cara pengukuran kinerja siswa. Umumnya laporan ini diberikan oleh sekolah kepada siswa atau orang tua siswa dua kali hingga empat kali dalam setahun.

Sistem Pelaporan

Suatu buku rapor biasanya menggunakan skala pemeringkatan untuk menentukan kualitas hasil kerja murid di sekolah. Sistem skala ini dapat berupa huruf (misalnya A, B, C, D, E, dan F, dengan A adalah kinerja tertinggi dan F berarti gagal) atau angka (misalnya A=90-100, B=80-89, C=70-79, D=60-69, E=50-59 dan F=0-49). Di Indonesia, raport diisi menggunakan skala nilai angka dengan rentang 0 sampai dengan 100

Kedudukan Buku Rapor

Rapor merupakan dokumen yang menjadi penghubung komunikasi baik antara sekolah dengan orangtua peserta didik maupun dengan pihak-pihak lain yang ingin mengetahui tentang hasil belajar anak pada kurun waktu tertentu. Karena itu, rapor harus komunikatif, informatif, dan komprehensif (menyeluruh) memberikan gambaran tentang hasil belajar peserta didik.

ds

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Buku_rapor